sebuah ritual yg dilakukan oleh Kesultanan Ternate, untuk ziarah dan menghormati leluhur.
Dimulai dari jembatan batu (Dodoku Mari) di depan Kadaton, kapal yg ditumpangi sultan dilepas dengan doa oleh Bobato Akherat (pengurus masjid sultan)
Iring-iringan ini terdiri atas berbagai macam perahu yg dihias, ditumpangi oleh berbagai macam "soa" (kelompok masyarakat adat).
Saat kapal sultan dilepas dengan doa, perahu-perahu lainnya mengelilingi kapal sultan, - tawaf- 3 kali, sebelum rombongan ini memulai perjalanannya.
"Kololi Kie" tahun ini dilakukan dalam rangkaian acara pesta rakyat "Legu Gam Moloku Kie Raha", juga diikuti oleh Sultan Jailolo.
Perjalanan dimulai ke arah utara pulau, dengan berhenti 4 kali di beberapa tempat, untuk melaksanakan tabur bunga di laut, menghormati leluhur. Rombongan ini mampir di pantai "Ake Rica" untuk menerima jamuan makan siang oleh masyarakat setempat. Perjalanan kemudian dilanjutkan sampai kembali ke jembatan batu di depan kedaton sultan.
Berbagai pemandangan menarik dapat dinikmati ketika saya berada di atas kapal yg juga ditumpangi sultan, diselingi dengan berbagai bentuk penghormatan yg dilakukan masyarakat di pesisir pantai ketika kapal kami lewat.
sungguh pengalaman terbaik yg pernah saya alami.
(imported from: molied.multiply.com)























