Monday, June 11, 2012

22 Jam melintasi Eropa

#CatatanPerjalanan, Gothenburg-Copenhagen-Hamburg-Munchen, 10-11 Juni 2012.

Tiba waktunya  menjelajahi Eropa.

Dengan modal nekat, saya mencoba menjelajahi Eropa dari Utara ke Tengah dengan jalur darat menggunakan kereta api, mengapa?..sederhana saja, agar bisa sambil melihat-lihat kawasan sub-urban sampai ke pedesaannya, menikmati  lahan pertanian, peternakan, yang biasanya hanya dilihat di film-film :)

Perjalanan dengan kereta api ini dimulai dari Stasiun Gothenburg jam 09:00, dengan waktu tempuh total 22 jam, melintasi Swedia bagian selatan, transit pertama di Malmo, kemudian di Copenhagen, Denmark dan menyeberangi bagian barat Laut Baltik hingga akhirnya sampai ke Jerman, dengan transit di Hamburg sebelum tiba di Munchen jam 07 pagi esok harinya. Wuiih... tidak terbayangkan sebelumnya akan naik kereta api selama itu, biasanya naik kereta paling lama yah jaman kuliah di Jogja dulu, naik kereta api ekonomi Jogja-Jakarta 12 Jam. Saya termasuk nekat memang! karena  baru tau kalau waktu tempuhnya 22 jam di saat beli tiket di staisun Gothenburg, alias tidak persiapan sebelumnya. 

Sungguh perjalanan yang tak terlupakan, terlebih lagi ketika kereta api telah meninggalkan stasiun Copenhagen. Beberapa jam kemudian tiba-tiba keretanya berjalan perlahan, padahal tidak ada stasiun pemberhentian. Dan serentak, suasana menjadi sedikit gelap di luar jendela karena saya yang tadinya asyik melihat pemandangan daratan tiba-tiba meliha bayangan saya sendiri di kaca jendela.

Apa yang terjadi? gumam saya dalam hati, ternyata, keretanya sudah berada di dalam suatu ruangan, dan saya baru sadar ketika terdengar pengumuman yang meminta semua penumpang untuk keluar dari gerbong dan segera naik ke dek penumpang. Ha? ternyata kereta yang saya tumpangi tersebut ada di dalam Kapal penyeberangan! Wow! maklum, biasanya kan saya naik mobil atau sepeda motor menumpang Verry dari kampung saya ke pulau Tidore, tau-tau ini naik kereta sampai dalam Verry!

Iyah, kereta api tersebut naik ke atas Verry untuk menyeberangi selat Fehmarn (Fehmarn Belt), diantara Denmark dan Jerman. Kami pun naik ke dek penumpang di bagian atas, sambil menikmati pemandangan laut. Di dek atas ini, terdapat toko-toko souvenir Khas Denmark dan Jerman, termasuk Jersey sepakbola tentunya, mirip toko-toko di bandara internasional yang bebas pajak (duty-free shop), lengkap dengan Kafetaria dan restorannya. Pertama kali nih naik Verry  yang begitu mewah!

Di bagian luar dek, penumpang menikmati udara laut dan burung-burung yang terbang menghampiri kapal. Dan, dari kejauhan mulai terlihat daratan Jerman. Ketika verry tiba di sebuah pelabuhan, yang tentu saja sudah dilengkapi rel kereta, penumpang pun sudah kembali duduk manis di tempat duduknya semula. Perjalanan dilanjutkan melintasi daratan Jerman. Tampak beda memang, karena sepanjang jalur kereta terlihat lahan pertanian luas yang diselingi kincir raksasa pembangkit listrik tenaga angin yang banyak jumlahnya.

Tak terasa kerata pun berhenti di stasiun Hamburg, untuk selanjutnya ganti tumpangan dengan kereta malam. Karena perjalanan akan dilanjutkan pada jam 22:00. Waktu transit yang hanya beberapa jam saja saya manfaatkan dengan berjalan kaki disekitar stasiun untuk sekedar memotret suasananya. Atmosfir Piala Eropa pun terasa pada interior stasiun.

suasana pedesaan di Swedia

Stasiun Kereta Api di Copenhagen, sebuah bangunan tua yang masih terjaga sampai bagian detailnya.

interior stasiun Copenhagen, sebagaimana stasiun lainnya di Eropa, sepeda leluasa masuk sampai ke kereta

Kereta sudah di dalam perut Kapal (Verry) menyeberangi selat Fehmarn, antara Denmark dan Jerman.

Pemandangan dari atas Verry ke arah Jerman

Suasana di atas Verry, dek/lantai paling atas, menikmati angin dan pemandangan laut.

Burung yang mendekati Verry

Suasana di atas dek Verry sambil menikmati Burung yang mendekat

Pandangan ke arah Verry lainnya yang melintas.

suasana kafetaria di Verry (ruang dalam dan luar)

Toko (Duty free shop) di  Verry

Siap-siap merapat ke Jerman

Suasana pedesaan di Jerman bagian Utara

suasana pedesaan di Jerman bagian utara yang dipenuhi kincir angin pembangkit listrik

ganti kereta di stasiun Hamburg

Museum di samping stasiun Hamburg

suasana kawasan sekitar stasiun Hamburg


Tampak depan Stasiun Kereta Api Hamburg

pedestrian di samping stasiun Hamburg

ruang dalam stasiun kereta api Hamburg

atmosfir Piala Eropa 2012 di stasiun Hamburg










2 comments:

  1. Gilaaa!!!
    Naik kereta yang numpang kapal feri???benar2 pengalaman yang luar biasa keren dan momen yang mahal...
    Wait!! Tnggu dlu, apa ente yakin itu memang feri??? Karena yang ane lihat lebih mirip mol, soalnya dari pengalaman ane kapal feri itu harusnya mirip kandang, kotor, pengap dan bau pesing yang hebat sampai menutupi bau garam dari air laut yang dihamburkan angin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kesan pertama saya juga demikian... Gila!
      ada kereta api masuk dalam kapal verry. hehhehe...
      yakinlah apa yang anda liat disini adalah benar-benar sebuah verry yang ditumpangi oleh kereta api berboboton ribuan kilo. :)

      Delete