#EsaiFoto : Allianz Arena, Munchen, 13 Juni 2012.
Stadion kebanggaan Bayern Munchen ini dibangun di tepi kota, tentu saja dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan aktifitas kota ketika ada pertandingan besar. Bahkan, dibutuhkan sekitar 15 menit berjalan kaki dari stasiun kereta api terdekat untuk sampai ke stadion ini.Mengapa demikian? agar ketika supporter tim yang kalah pulang menonton, emosinya setidaknya dapat dilampiaskan sehingga sedikit berkurang selama berjalan kaki sebelum samapi ke stasiun kereta api, begitu kata pemandu di stadion ini. Dan memang, area sekitar stadion ini hanya berupa ruang terbuka luas yang dipenuhi rumput dan jalan setapak, alias tidak ada apa-apa sehingga tidak ada yang bisa dirusak ketika emosi penonton yang kalah tadi meluap. Lantas dimana parkiran kendaraannya? ternyata parkiran ditempatkan di basement ruang terbuka luas tersebut, dengan penanda lampu-lampu tinggi (yang akan sulit dijangkau lemparan batu/jika orang ingin melampiaskan emosi) berbentuk seperti balon gas yang diberi nomor agar pengunjung mudah ingat dan mudah terlihat dimana mereka memarkir kendaraan. Jalur pejalan kaki pun dibuat sedikit melingkar, sengaja didesain demikian agar tidak membosankan (bukan jalur lurus/pencapaian tidak langsung).
Stadion yang juga dibuka untuk kunjungan wisatawan ini, memberi sensai menikmati pertandingan sesunguhnya, mengapa tidak....lagu Champion dikumandangkan ketika pengunjung tiba di ruangan bawah tanah pada saat pintu terbuka dimana pemain biasa masuk ke lapangan melaluinya. Namun, demi terjaganya lapangan, pegunjung tidak diperkenakan masuk sampai ke lapangan, hanya bisa menikmati sampai di kursi pemain samping rumput saja.
Stadion kebanggaan Bayern Munchen ini dibangun di tepi kota, tentu saja dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan aktifitas kota ketika ada pertandingan besar. Bahkan, dibutuhkan sekitar 15 menit berjalan kaki dari stasiun kereta api terdekat untuk sampai ke stadion ini.Mengapa demikian? agar ketika supporter tim yang kalah pulang menonton, emosinya setidaknya dapat dilampiaskan sehingga sedikit berkurang selama berjalan kaki sebelum samapi ke stasiun kereta api, begitu kata pemandu di stadion ini. Dan memang, area sekitar stadion ini hanya berupa ruang terbuka luas yang dipenuhi rumput dan jalan setapak, alias tidak ada apa-apa sehingga tidak ada yang bisa dirusak ketika emosi penonton yang kalah tadi meluap. Lantas dimana parkiran kendaraannya? ternyata parkiran ditempatkan di basement ruang terbuka luas tersebut, dengan penanda lampu-lampu tinggi (yang akan sulit dijangkau lemparan batu/jika orang ingin melampiaskan emosi) berbentuk seperti balon gas yang diberi nomor agar pengunjung mudah ingat dan mudah terlihat dimana mereka memarkir kendaraan. Jalur pejalan kaki pun dibuat sedikit melingkar, sengaja didesain demikian agar tidak membosankan (bukan jalur lurus/pencapaian tidak langsung).
Stadion yang juga dibuka untuk kunjungan wisatawan ini, memberi sensai menikmati pertandingan sesunguhnya, mengapa tidak....lagu Champion dikumandangkan ketika pengunjung tiba di ruangan bawah tanah pada saat pintu terbuka dimana pemain biasa masuk ke lapangan melaluinya. Namun, demi terjaganya lapangan, pegunjung tidak diperkenakan masuk sampai ke lapangan, hanya bisa menikmati sampai di kursi pemain samping rumput saja.
![]() |
| tiket tour Allianz Arena |




















Bayern Munchen; Germany rank #1 👍 ketemu om Robben sama Muller juga? Eniwei, Allianz masih kalah keren sama Stamford bridge nya Chelsea 😁
ReplyDeleteAlianz Arena & Stamford Bridge memang keren, tp masih kalah jauh lah sama old trafford 😀
ReplyDeleteOkey, Stamford Bridge masih kalah jauh sama old trafford tapi tidak untuk the blues terhadap red devils. Oups 😜✌
DeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeletewaaaah,... ternyata rame yah kalo soal sepakbola :) maklum, saya bukan fans, saya hanya jalan-jalan saja. Tunggu upload selanjutnya ttg Bernabeu.. :)
ReplyDelete